Catatan Kecil (calon) Pendidik






Jika kau putuskan dirimu untuk menjadi pendidik, guru, maka artinya kau sudah siap menanggalkan pencitraan diri. Maka artinya pula kau siap untuk mengabdi, seberapapun lingkungan, bahkan negara ini menghargaimu.
Menjadi guru yang sebenarnya harus bukan hasil pelarian, bukan keterpaksaan. Menjadi guru adalah cita- cita mulia yang kau sematkan dalam- dalam di dadamu. Jangan bayangkan tinggi- tinggi untuk mencapai sertifikasi, tunjangan gaji, dan apalah itu namanya. Tunjukkan baktimu dulu, maka Tuhan akan menghargaimu. Bahkan membayarmu secara tunai sebelum kau menyadarinya. Bahwa bayaranNya tak melulu dalam bentuk materi. Bisa saja kau diberi sehat... Umur panjang... Relasi... Ilmu bermanfaat yang kau wariskan pada anak- anak didikmu... dan lain sebagainya. Namun yang paling penting dari itu semua, adalah keberkahanNya. Jika Tuhan sudah memberkahi, maka bahagialah di dalam hatimu. Tak peduli berapa gajimu sebagai guru tidak tetap, guru les, guru bimbel, dan lain sebagainya. Tuhan tahu... Tuhan tidak memerlukan syarat rumit  seperti sertifikasi.
Bagi kalian yang sebelumnya berfikir bahwa guru gajinya banyak, maka silakan berpindah ke lain hati. Di bank, atau di perusahaan, bisa puluhan kali lipat gajinya. Tapi bagi kalian yang ingin, bercita- cita, calon, dan yang sudah menjadi guru, kudoakan keberkahan Tuhan selalu bersamamu. Semoga ilmu yang kau tularkan menjadi ilmu yang bermanfaat, yang bisa kau bawa sampai kau tak mampu mengajar lagi nanti. Aamiin...

Catatan kecil (calon) pendidik

Komentar

  1. Saya ingin menjadi pendidik, dan saya memilih masuk kedalam sebuah institusi yang memang dikhususkan ke dalam jalur pendidikan, tapi sampai saat ini saya tak kunjung selesai dalam menjalani pendidikan di tempat saya belajar sekarang, bagaimana solusinya?

    BalasHapus
  2. JalanNya memang bukan yang tercepat, tp pasti yg terbaik. Terus bertahan dan berjuang, insyAllah kesabaran dan usahanya berbuah manis nanti.

    BalasHapus
  3. the richest man is a volunteer and teacher is a kind of it

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ory; Si Anak Hebat yang Selalu Tak Percaya Diri

drg.Zulfikar

Monday Extensive Speaking