Postingan

02 Agustus 2018

Gambar
Besok 02 Agustus 2018. Tidak terasa sudah 3 tahun kita bersama. Masih “seumur jagung” kata orang. Tapi tetap sebuah masa yang tak boleh berhenti untuk disyukuri. Karena diluar sana banyak yang tidak seberuntung itu, banyak yang tak sempat merasakan pernikahan dalam bilangan tahun, atau bahkan tak sempat merasakannya sama sekali. Menikah, ternyata tidak selalu seperti yang aku bayangkan sebelumnya. Menikah ternyata adalah tentang kesiapan kita untuk selalu bersama dengan seseorang yang detik ini kita benci, lalu detik berikutnya kita cintai setengah mati. Untuk bersama dengan seseorang yang terkadang kita jengkel bukan main dan lalu berpikir, “Beruntung sekali dia dapat aku sebagai pasangannya, ” lalu beberapa saat setelahnya kita merasa haru dan berpikir ulang, “Aku yang beruntung bisa menikah dengannya.” Menikah ternyata adalah tentang merelakan ego yang berapi- api, membiarkannya berlalu bersama sepi. Tidak mudah, tapi sama sekali bukan berarti tidak mungkin. ...

NKRI Harga Mati!

Gambar
Akhir- akhir ini ada sesuatu yang mengganjal pikiran dan perasaan saya. Tentang trend cadar yang sedang lumayan marak di Indonesia dan tentang rencana pendirian Negara Islam di Indonesia. Jujur saja, saya sudah lama pernah mendengar tentang hal ini. Tetapi pembicaraan dengan salah seorang teman beberapa waktu lalu seakan membukakan mata saya bahwa keberadaan mereka cukup mengkhawatirkan. Saya mau membahas tentang negara islam dulu saja. Tiga kata yang muncul di kepala saya setelah saya mengetahui fenomena bahwa cukup banyak orang yang berkeinginan mengubah NKRI menjadi sebuah Negara islam adalah: tidak tahu diri. Ya, tidak tahu diri. Saya merasa heran, kurang apanya mereka sebagai muslim dijamin kebebasannya beribadah dalam negara ini. Ke mall, ada tempat shalat. Ke pom bensin, ada tempat shalat. Ke restoran pinggir jalanpun, ada tempat shalat. Lalu apa yang dipermasalahkan? Mau berjilbab, bagus. Tidak mau, silakan. Coba bandingkan dengan saudara- saudara kita yang non muslim...

English I'm in Love

Gambar
Language is a really exciting thing for me. Specifically, I’m really into English. I have loved it since I was child. I still remember well, when my elder sister came back home from school 20 years ago, I opened all stuff in her bag, included her books. FYI, I was 7 at that time and she was 16. From all stuff I found there, the most exciting things for me were chemistry and English books. I redrew the chemistry symbols in my own book as if I understood (but off course actually nope at all, lol). Then I read the English texts as if I understood, in a “bule” way. Without realizing it, it was the first time I found English is something I love. After I was in hi school, for me, the only subject that I loved was English. But if you force me to give the second option, well, it might be French. My score for French on my last report was 91, while my English score was 90. Though, I love English more than French. Then after I graduated from hi school, I chose to be in English department...

My Hubby

Punya suami yang lucu :D Dari jaman kuliah dulu, saya sudah berpikir bahwa suami saya ini orang yang unik. Pernah saya diajak jualan es teh dulu, yo saya mau- mau aja ik. Suami juga pernah bantu- bantu pasang banner  dll di jalanan kota Semarang untuk nambah "sangu." Apa ada mahasiswa lain yang mau seperti itu? Saya rasa jarang. Jualan guardskin HP juga kami pernah lakukan. Ngelesi macam- macam anak. Kalau suami malah ngelesinya aneh- aneh, ada ngelesi HP touch screen juga ke ibu- ibu yang lumayan sudah sepuh. Saya tanya, "Memangnya bisa?" Jawabnya "Gak. Penting iyakan saja dulu." Haha.. Saya terpingkal- pingkal kala itu, lhawong HP dia sendiri saja jelek. Dan sekarang saya diajak lagi untuk melakukan hal baru, membuka sebuah jasa dalam bidang desain grafis yang kami namakan Omah Desain, bekerja sama dengan 1 saudara kami. Hal- hal baru yang dalam waktu dekat ini saya sendiri ingin lakukan ada 3; Yang pertama, membuat youtube channel tentang English L...

My Boy My Baby

Baby’s Concrete Sight Being a mother of a baby boy does bring me new sights. I’ve never thought about this amazement before. I just know that baby does follow mommy wherever she goes, includes to the bathroom! Before experiencing by myself, I just heard about this. Baby will cry and crawl to find you, indeed. This moment actually is not a big deal for me. I even am so thankful; somehow it means that I mean a lot to him and nobody can replace me. Several days ago, I read a very good article released by parenting.com. The article is about Baby Separation Anxiety. It tells about the anxiety feeling the baby feels whenever they don’t see their momma or daddy (though the common case is the momma!). From this article, I just know why. Children or specifically baby, who have recognized their mommas well, actually don’t know about something abstract. They only know about something real, about something concrete. An explanation on TV last day also told me more about this. Children unde...

How to Live in a Country

Gambar
Assalamualaikum! Yeay, finally I’m return after not writing for ages! I’m afraid if there is spider’s web on my blog! :D Alhamdulillaah, insyAllah I write in much better condition now for I’ve been taken and am pregnant! I have 5.5-month little baby in my belly right now, Alhamdulillah! ^^v Okay, the thing I wanna share here is actually about my new environment now. If before I always lived in a specific site in a city that we usually call komplek , now I live in a little country in Kabupaten Pati, namely Tapen. To live in significantly different place does need such good adjustment. You have to cheer up yourself whenever you can’t find something here where you can find it very easily in a city. Okay, that’s just an example. Here are the explanations I wanna tell you! In my previous environment, in Kudus or Jepara, I always live in individual neighborhood. No one cares where you will go, what are you doing, etc. But in my today society, people will always ask you whe...

Success through Indirect Path

Gambar
Beberapa waktu lalu, saya menemukan sebuah gambar berjudul “Success through Indirect Path”. Di dalamnya diceritakan secara singkat, tentang beberapa “orang besar” yang mendapati kesuksesannya melalui jalan yang tidak langsung. Sebelumnya, mereka juga mengalami jalan lain yan tidak mudah. Beberapa dari mereka adalah: 1.     Ray Kroc, pendiri Mc Donald’s , sampai usia 52 adalah penjual cangkir kertas dan milkshake 2.     Mary Kay Ash, pendiri Mary Kay 1 , sampai usia 45 adalah seorang penjual buku dan barang rumahan dari pintu ke pintu 3.     Andrea Bocelli, seorang penyanyi terkenal , sampai usia 33 adalah seorang pemain piano di sebuah bar 4.     Amancio Ortega, pendiri   Zara 2 , sampai usia 30 adalah seorang penjaga toko baju , 5.     Ang Lee, seorang direktor film , sampai usia 31 adalah seorang suami yang tidak bekerja , 6.     J.K. Rowling, penulis Ha...